Jumat, 18 Februari 2011

Sultan tak Tarik Tanah Keraton yang Ditempati Warga

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, keraton tidak akan menarik tanah berstatus "Sultan Ground" yang selama ini ditempati warga.

"Meskipun tanah milik keraton akan diatur secara tegas dalam Rancangan Undang-undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), masyarakat tidak perlu khawatir karena tetap diizinkan menempati `Sultan Ground`," katanya di Yogyakarta, Jumat (18/2).

Menurut dia, selama ini ada kekhawatiran dari masyarakat bahwa dengan adanya RUUK DIY tanah keraton yang ditempati warga atau magersari akan ditarik. Padahal, tanah itu tidak akan ditarik dan warga tetap bisa menggunakannya.

"RUUK DIY memang akan mengatur jelas status tanah termasuk keraton yang selama ini dianggap sebagai lembaga adat akan diusulkan menjadi subjek hukum," kata Sultan yang juga Gubernur DIY.

Ia mengatakan, dalam RUUK DIY nanti akan coba diangkat keraton sebagai lembaga subjek hukum. Hal itu berarti tanah-tanah yang dinyatakan sebagai tanah keraton itu nanti akan mendapatkan sertifikat.

Selama ini, menurut dia, tanah magersari mendapat pengakuan sebagai tanah keraton yang terdaftar di Badan Pertanahan Negara (BPN). Namun, ke depan diharapkan tanah tersebut bisa mendapatkan sertifikat.

"Keraton selama ini memang tidak mempunyai sertifikat atas tanah tersebut. Ke depan tanah milik keraton akan memiliki sertifikat, termasuk tanah yang selama ini ditempati warga atau magersari," katanya.

Tibi/Metrotvnews.com

Rakyat Perlu Pemimpin Bangsa Alternatif

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (PBR) Bursah Zarnubi menyatakan, partainya bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) karena ingin memunculkan pemimpin alternatif bagi bangsa Indonesia pada 2014.


"Kita perlu pemimpin alternatif yang berani menantang neoliberalisme," kata Bursah usai bersama Ketua Umum Gerindra Suhardi menandatangani kesepakatan bersama di Jakarta, Jumat (18/2).

Hadir dalam acara itu pimpinan Partai Damai Sejahtera, Partai Barisan Nasional, dan Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia yang juga diharapkan bersedia bergabung dengan Gerindra.

Dengan bergabungnya PBR ke Gerindra, Bursah yakin akan cukup kekuatan politik untuk menghadirkan pemimpin alternatif tersebut.

Apalagi, sebelumnya enam partai yang tidak lolos "electoral threshold" pada Pemilu 2009 juga sudah bergabung yaitu Partai Merdeka, Partai Buruh, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), PNI Massa Marhaenis, Partai Kedaulatan dan Partai Serikat Indonesia (PSI).

Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menyatakan, bergabungnya PBR merupakan "suntikan" kekuatan bagi partainya.

"Dengan gabungnya PBR, Gerindra dapat suntikan kekuatan besar. PBR punya anggota DPRD, jaringan, dan kader yang besar," kata Prabowo.

Dikatakannya, saat ini Gerindra memiliki 600 anggota dewan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, ditambah anggota dewan dari PBR, dan enam partai yang telah bergabung terlebih dulu maka menjadi kekuatan yang cukup signifikan.

"Sekarang ada tiga partai lagi yang berminat bergabung," kata mantan Penglima Kostrad tersebut.

Menurut rencana, bergabungnya sejumlah partai ke Gerindra akan dideklarasikan besar-besaran pada Mei 2011.

Pada pidato politiknya, Prabowo menyatakan Indonesia perlu perubahan, terutama dalam sistem perekonomian karena sudah 65 tahun merdeka rakyat belum juga mendapat kemakmuran.

"Saya percaya tidak lama lagi rakyat akan melihat alternatif masa depan Indonesia," kata Prabowo.

Tibi/Metrotvnews.com

Ketua DPR: Tidak Ada Pasal Hilang pada Rancangan Kode Etik

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR RI Marzuki Alie menegaskan, tidak ada satupun pasal yang dihilangkan pada rancangan peraturan DPR tentang kode etik. Ketiadaan pasal gratifikasi dan rangkap jabatan terjadi karena sudah diatur undang-undang.

"Artinya bila melakukan tindakan pidana otomatis ada proses yang lain. Ini tidak perlu dibunyikan di sana (kode etik)," kata Marzuki Alie di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (18/2).

Menurut Marzuki, bila pasal gratifikasi dimasukan dalam rancangan kode etik malah membuat peraturan tumpang tindih. Marzuki menegaskan, malah di rancangan kode etik terdapat aturan terkait penerimaan santunan. "Itu yang paling penting,"ucapnya.

Ditanya pendapatnya soal larangan membawa keluarga pada perjalanan dinas pada rancangan kode etik, menurut Marzuki, aturan tersebut tidak umum. Dalam rancangan kode etik, anggota DPR dilarang membawa keluarga kecuali menggunakan uang sendiri.

"Kalau terkait pelaporan harta kekayaan itu jelas kan dalam pelaporan harta kekayaan negara, itu sudah aturan dan di dalam undang-undang tidak memaksa. Makanya di dalam kode etik dipaksa," tandas politikus Partai Demokrat itu.

Tibi/Metrotvnews

PPP: Muchdi PR Sulit Jadi Ketua Umum

Metrotvnews.com, Jakarta: Merapatnya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Muchdi Purwoprandjono ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dibenarkan Wakil Sekretaris Jenderal PPP Romahurmuziy. Namun, kata politikus yang dipanggail Romy itu, Muchdi belum secara resmi melamar PPP.

"Karena ini masih dialog informal. Karena Pak Muchdi belum melamar resmi, kami belum bisa menyikapi. Tapi pada prinsipnya kami siap menerima siapapun yang bersedia menjalankan AD/ART partai," kata Romahurmuziy di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (18/2).

Romy menjelaskan, Muchdi kini menggelar pertemuan dengan pengurus PPP di Solo, Jawa Tengah. Sebelumnya, Muchdi juga menemui pengurus PPP Surakarta. "Bahkan, Muchdi melakukan komunikasi sebelumnya dengan pengurus DPP PPP," ungkap Romy.

Meski begitu, jika benar niat Muchdi bergabung dengan PPP untuk merebut kursi ketua umum, realisasinya akan sulit. Sebab, sesuai AD/ART PPP, calon ketua umum harus tercatat seagai pengurus PPP selama satu periode, yakni setengah masa jabatan.

"Misalnya lima tahun berarti setengahnya, 2,5 tahun. Nyata-nyata Pak Muchdi masih menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra," kata Romy.


Tibi/Metrotvnews

Victoria Beckham: Aku tak Bisa Berakting

Tak seperti banyak artis Indonesia yang menerapkan prinsip 'aji mumpung' dalam karir mereka, Victoria Beckham mengaku sangat puas dengan karir dan keluarga yang dimilikinya sekarang. Bahkan, Victoria pun tak bersedia mengembangkan karirnya di dunia film Hollywood yang bakal semakin melambungkan namanya.

Mantan penyanyi yang beralih profesi sebagai desainer fashion ini pernah membintangi sebuah film berjudul SPICE WORLD kala dirinya masih tergabung dalam Spice Girls. Sayangnya, Victoria tak pernah punya niatan untuk mengulanginya lagi.

"Aku satu-satunya orang di Hollywood yang a) tidak mau berakting, dan b) tidak bisa berakting," ungkap istri David Beckham ini kepada majalah Allure.

Artis berusia 33 tahun yang sedang menanti kelahiran anak keempatnya ini juga mengaku bahwa dirinya benar-benar sudah bahagia dengan kegiatannya sekarang, sebagai seorang ibu, istri, dan desainer fashion.

"Tidak ada yang lebih baik daripada tinggal di Los Angeles bersama anak-anakku, memasak makan malam dengan suamiku dan menjalani malam yang romantis, dan aku menerima email bahwa Demi Moore, Madonna, Drew Barrymore, Blake Lively, dan siapapun mengenakan gaun rancanganku di atas red carpet," pungkasnya.

Tibi/ metrotvnews

Rod Stewart Menambah Anak

PADA umumnya orang yang sudah berusia mendekati kepala tujuh akan sibuk momong cucu. Sebaliknya Rod Stewart (66), menambah jumlah anak. Sang istri Penny Lancaster baru saja melahirkan bayi lelaki.

Bayi laki-laki yang diberi nama Aiden lahir di sebuah rumah sakit di London, Kamis (17/2), merupakan anak kedelapan Rod Stewart. Juru bicara Stewart mengatakan kondisi ibu dan bayinya cukup sehat.

''Ini adalah anak kedua Rod dengan Penny. Mereka cukup lama menanti datangnya anak kedua, untuk menemani kakaknya Alastair yang kini berumur lima tahun,'' ujar juru bicara tersebut dalam pernyataannya.

Pasangan ini memilih konsep bayi tabung untuk mendapatkan momongan karena Penny sulit hamil.

Rocker gaek itu menikahi Penny Lancaster, 39, menjadi istri ketiganya di Italia, pada 2007. Sebelumnya Rod telah memiliki enam anak dari istri pertama dan kedua.

Tibi/Metrotvnews

Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Bebas Bersyarat

Metrotvnews.com, Bandung: Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung, Jumat (18/2) pagi sekitar pukul 07.35 WIB. "Alhamdulillah sehat, untuk ke depan saya hanya ingin memenangkan diri saja dulu," kata Danny Setiawan.

Danny Setiawan mengenakan batik warna hijau dan celana hitam. Ia disambut oleh keluarga, sanak saudara, dan puluhan orang dari ormas Pemuda Pancasila Bandung. Danny menegaskan, saat ini belum terpikir untuk kembali ke dunia politik. "Saya akan pelajari situasi yang ada sekarang, tapi saya akan menenangkan diri dulu," ujarnya.

Ia menegaskan tetap berkomitmen untuk membangun Provinsi Jawa Barat. "Intinya saya selalu berkomitmen untuk membangunan Jabar, ini ttidak akan hilang," kata Danny. Sejurus kemudian, Danny Setiawan langsung menaiki mobil Innova hitam D 1345 RS untuk menuju ke rumahnya di kawasan Cibeunying, Kota Bandung.

Pada 2009 Danny Setiawan diajukan ke pengadilan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas tuduhan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia kemudian divonis empat tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran pada 2004. Selama menjalani masa tahanannya di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung, Danny Setiawan sempat mengajukan grasi, Maret 2010

Tibi/Metrotvnews

Susno Duadji Siap Kembali Bertugas di Kepolisian

Metrotvnews.com, Depok: Kuasa hukum mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji, Henry Yosodiningrat, mengatakan kliennya akan segera lapor kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo untuk menyatakan siap mengemban tugas sebagai abdi negara di kepolisian.

"Beliau sudah siap menjalankan tugas kembali, dan Senin (21/2) depan akan melapor," kata Henry ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (18/2). Jenderal bintang tiga itu akhirnya dapat menghirup udara bebas setelah masa penahanannya di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, berakhir.

Susno bebas Jumat (18/2) dini hari pukul 00.05 WIB setelah sempat mendekam di rumah tahanan selama sembilan bulan. Setelah besas Susno langsung menuju kediamannya di Puri Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.

Henry menjamin kliennya tidak akan melarikan diri keluar negeri. "Beliau itu patuh pada aturan, saya jamin tidak akan melarikan diri," kata Henry. Henry mengatakan ada kesepakatan bahwa Susno akan tetap di bawah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Susno akan tetap berada di rumahnya di Cinere, bukan di tempat khusus.

Menanggapi bebasnya Susno Duadji dari tahanan, pengamat hukum pidana dari Universitas Indonesia Depok, Rudy Satrio mengatakan keluaranya Susno dari tahanan merupakan hal yang jarang terjadi. Ini ada kelalaian dari aparat penegak hukum.

Meskipun keluar dari tahanan, kata Rudy, Susno akan tetap menjalani persidangan kasus hukum yang menjeratnya. "Proses sidang harus tetap jalan agar ada kepastian hukum," katanya ketika dihubungi wartawan.

Susno Duadji saat ini sedang menjalani dua kasus hukum, yaitu kasus PT Salmah Arowana Lestari (SAL), dan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat. Dalam kasus SAL, Susno dituntut hukuman tujuh tahun penjara karena menerima suap dari Syahril Johan senilai Rp500 juta. Untuk kasus Pemilu Kada Gubernur Jawa Barat, ia dituduh memotong anggaran hibah saat menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Tibi/Metrotvnews

KPK Panggil Megawati Soekarnoputri Senin Depan

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk meminta keterangan Megawati Soekarnoputri terkait kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004 yang dimenangi Miranda Swaray Goeltom. Presiden RI kelima itu akan dipanggil KPK Senin (21/2) depan.

"Bu Mega akan dimintai keterangan terkait saksi atas permintaan tersangka," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta Selatan, Jumat (18/2). Menurut Budi, pemanggilan itu atas permintaan tersangka Max Moein dan Poltak Sitorus asal PDI Perjuangan.

Sebelumnya, Johan Budi pernah mengatakan kalau pihaknya tidak akan melakukan pemanggilan untuk meminta keterangan Ketua Umum PDI Perjuangan itu. "Saya kira KPK tidak akan memanggil Megawati. Masalah ini kan urusan DPR, tidak berhubungan dengan partai," ujar Johan Budi saat itu, Jumat (11/2 ) pekan lalu.

Kuasa hukum Max Moein, Petrus Salestinus, membenarkan pemanggilan Megawati oleh KPK. "Benar memang sudah mengajukan surat ke KPK, tapi saya belum tahu apakah akan dikabulkan atau tidak," ujar Petrus. Menurut Petrus, kehadirian Megawati dapat membantu mencari pihak penyuap kasus ini.

Petrus menengarai, uang yang diterima sejumlah kader PDI Perjuangan tersangka kasus cek perjalanan bukan untuk memilih Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. Namun, dana itu ditujukan sebagai dana kampanye untuk memenangi pasangan Megawati-Hasyim Muzadi dalam pemilu presiden.

Tibi/Metrotvnews

Jenglot Ditemukan di Pantai Jimbaran Bali

Di sekitar lokasi penemuan makam tercium aroma wangi yang bercampur bau mayat.

VIVAnews – Warga pantai Labuan Sait Pecatu, Jimbaran, Bali dihebohkan oleh penemuan sepasang makam misterius diantara karang pantai.

Makam tersebut ditemukan pertama kali oleh petugas Bala Wista Labuan Sait Pecatu Jimbaran saat sedang memantau pantai dari atas bukit karang, Jumat 7 Mei 2010. Saat menoleh ke samping kiri, petugas itu curiga dengan gundukan misterius yang ternyata adalah makam.

Setelah makam tersebut digali, warga menemukan tiga buah benda yakni berupa putri duyung rambut panjang berukuran kecil dan dibungkus dengan kain putih dan dua lagi berupa jenglot dengan posisi tidur dan bersila dengan panjang masing-masing sekitar 40 centimeter (cm).
Sementara, di sekitar lokasi penemuan makam tercium aroma wangi yang bercampur bau mayat.

Bendesa adat Pecatu, I Wayan Rebong mengatakan penemuan ini merupakan kejadian pertama kali di wilayahnya sehingga akan memusyawarahkan terlebih dahulu dengan warganya jika harus menghanyutkannya ke laut.

”Ini pertama kali di desa kami. Apakah akan dihanyutkan ke laut atau tidak kita musyawarahkan dulu dengan warga. Sementara ini mayat-mayat tersebut kita letakan di tempat penemuannya dan menunggu hasil,” ujarnya.

Penemuan makam misterius ini pun membuat wisatawan yang menikmati liburannya merasa terganggu.

Tibi/Vivanews